Posted by : Budi Haryono Minggu, 28 Oktober 2012

Seperti yang kita ketahui semua bahwa Indonesia kaya akan budaya termasuk juga kaya akan macam-macam pengobatan tradisional. Tidak dapat di pungkiri pengobatan tradisional menjadi bagian dari kehidupan kita secara turun menurun selama beratus-ratus tahun lamanya.
Sama seperti China yang identik dengan pengobatan herbal nya Indonesia termasuk di dalamnya. Dapat kita lihat banyak sekali pakar-pakar pengobatan tradisional di Indonesia semacam Almarhum Dr Hembing yang benar-benar pakar pengobatan tradsional 100% natural atau Dr Boyke yang juga pakar pengobatan tradisional yang di kombinasikan dengan pengobatan modern.
Eskalasi Pengobatan Tradisional Masih Di Tinggi
Mahalnya biaya pengobatan membuat masyarakat lebih memilih berobat menggunakan pengobatan alternatif yang biayanya relatif jauh lebih murah meskipun kualitas pengobatannya kadang tidak efektif.
Tingginya biaya berobat dan buruknya sistem pelayanan kesehatan terhadap masyarakat tidak mampu membuat rakyat lebih memilih pengobatan tradisional. Ini adalah salah satu pertanda bahwa pemerintah di tingkat pusat dan daerah harus peka terhadap persoalan kesehatan rakyat tidak mampu.
Sebut saja dengan terapi rel kereta api yang di rilis di kompasiana benar-benar sebuah metoda pengobatan yang perlu di tanyakan kemanjurannya pun dari sisi keamanan apakah hal demikian termasuk pengobatan yang aman? lihat photo:

Menurut pasien yang menjalani terapi rel kereta api tersebut berbagai penyakit bisa disembuhkan seperti: Kencing manis, stroke, darah rendah dan tinggi, ginjal, paru-paru dan lainnya yang berhubungan dengan penyakit dalam.
Menurut Mbah Nur pakar pengobatan tradisional dibidang jamu tradisional sebenarnya hal demikian hanya mitos belaka terbukti bahwa efektifitas pengobatan rel kereta itu tidak teruji secara medis.

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Post

Archive

Category

- Copyright © Informasi -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -